Manusia Sebagai Makhluk Individu,Keluarga dan Masyarakat | Ananda Agta R
NAMA : ANANDA AGTA RAMADAN
NPM : 50419676
KELAS : 1IA11
Manusia sebagai makhluk individu, keluarga, dan masyarakat oleh karenanya manusia dapat dikatakan sebagai makhluk sosial yang selalu membutuhkan orang lain. Masyarakat merupakan wadah berkumpulnya individu-individu yang hidup secara sosial, masyarakat yang terdiri dari 'Saya','Anda', dan 'Mereka' yang memiliki kehendak dan keinginan hidup bersama.
INDIVIDU
Kata “Individu” berasal dari kata latin,
yaitu individuum, berarti “yang tak
terbagi”. Jadi merupakan suatu sebutan
yang dapat dipakai untuk menyatakan suatu kesatuan yang paling kecil dan
terbatas.
Individu bukan berarti manusia sebagai
suatu keseluruhan yang tak dapat dibagi, melainkan sebagai sebuah kesatuan yang
terbatas, yaitu sebagai manusia perorangan. Dapat kita uraikan, bahwa individu
adalah seorang manusia yang tidak hanya memiliki peranan khas dilingkungan
sosialnya, melainkan juga mempunyai kepribadian serta pola tingkah laku
spesifik dirinya. Makna manusia menjadi individu apabila pola tingkah lakunya
hampir identik dengan tingkah laku massa yang bersangkutan.
KELUARGA
Keluarga diartikan sebagai suatu satuan social terkecil yang
dimiliki manusia sebagai makhluk sosial, yang ditandai dengan adanya kerja sama
ekonomi. Fungsi keluarga adalah berkembang biak, mensosialisasi, mendidik anak,
menolong, melindungi, atau merawat orang-orang tua. Bentuk keluarga terdiri
dari seorang suami, seorang istri,dan anak anak yang biasanya tinggal dalam
satu rumah yang sama (keluarga inti). Secara resmi terbentuk dari hasil
pernikahan.
Kita semua tahu bahwa manusia selain
merupakan makhluk individu, juga merupakan makhluk sosial. Sehingga mereka tidak dapat hidup
sendiri, melainkan harus saling mengadakan hubungan sosial antara satu individu
dengan dengan yang lainya karena saling membutuhkan. Beberapa individu yang
berkumpul menjadi satu akan membentuk sebuah keluarga, yang merupakan unit/satuan masyarakat terkecil yang
sekaligus merupakan suatu kelompok kecil dalam masyarakat.
Ø Beberapa
pengertian dari keluarga :
1.
Duvall dan Logan (1986)
Keluarga
adalah sekumpulan orang dengan ikatan perkawinan, kelahiran, dan adopsi yang
bertujuan untuk menciptakan, mempertahankan budaya, dan meningkatkan
perkembangan fisik, mental, emosional, serta sosial dari setiap anggota
keluarga.
2.
Departemen Kesehatan RI (1988)
Keluarga
merupakan unit terkecil yang terdiri kepala keluarga dan beberapa orang yang
berkumpul dan tinggal disuatu tempat dibawah satu atap dalam keadaan saling
ketergantungan.
Ø Ciri-ciri
Struktur Keluarga :
1.Terorganisasi : Saling berhubungan,
saling ketergantungan antara anggota keluarga
2.Ada keterbatasan : Setiap anggota
memiliki kebebasan, tetapi mereka juga mempunyai keterbatasan dalam menjalankan
fungsi dan tugasnya masing-masing.
3.Ada perbedaan dan kekhususan :
Setiap anggota keluarga mempunyai peranan dan fungsinya masing-masing.
MASYARAKAT
a. Arti Definisi/Pengertian Masyarakat Menurut Beberapa Ahli
1. Menurut Selo Sumardjan masyarakat adalah orang orang yang hidup bersama dan
menghasilkan kebudayaan.
2 Menurut Karl Max masyarakat adalah suatu struktur yang menderita suatu
ketegangan organisasi atau perkembangan akibat adanya pertentangan antara
kelompok-kelompok yang terbagi secara ekonomi.
3. Menurut Emile Durkheim masyarakat merupakan suatu kenyataan objektif
pribadi-pribadi yang merupakan
anggotanya.
4. Menurut Paul B. Horton dan C. Hunt masyarakat merupakan kumpulan masuia
yang relatif madniri, hidup bersama-sama dalam waktu yang cukup lama, tinggal
disuatu wilayah tertentu, mempunyai kebudayaan sama serta melakukan sebagian
besar kegiatan di dalam kelompok / kumpulan manusia tersebut.
b.Faktor-Faktor / Unsur-Unsur Masyarakat
Menurut
Soerjono Soekanto dalam masyarakat
setidaknya mengandung unsur berikut ini :
1. Beranggotakan minimal 2 orang.
2. Anggotanya sadar sebagai satu
kesatuan.
3. Berhubungan dalam waktu yang cukup
lama yang menghasilkan manusia baru yang saling berkomunikasi dan membuat
aturan-aturan hubungan antar anggota masyarakat.
4. Menjadi system hidup bersama yang
menimbulkan kebudayaan serta keterkaitan satu sama lain sebagai anggot
masyarakat.
c. Ciri / Kriteria Masyarakat Yang Baik
Menurut
Marion Levy diperlukan 4 kriteria yang harus dipenuhi agar sekumpulan
manusia bisa dikatakan sebagai masyarakat.
1. Ada system tindakan utama.
2. Saling setia pada system tindakan utama.
3. Mampu bertahan lebih dari masa hidup seorang anggota.
4. Sebagian atau seluruh anggota baru didapat dari kelahiran / reproduksi
manusia.
d.
Tugas Manusia Sebagai Anggota Masyarakat
1. Saling tolong menolong dan bantu
mebantu dalam kebajikan
2. Ikut meringankan beban kesengsaraan
orang lain
3. Menjaga memelihara keamanan,
ketentraman, dan ketertiban lingkungan dan masyarakat.
4. Menghindari perkataan dan tindakan
yang menyakitkan orang lain sehingga tercipta ketergantungan yang saling
menguntungkan.
KESIMPULAN
Setiap Individu,keluarga, dan masyarakat memiliki hubungan yang saling berkaitan satu dengan yang lainnya. Hubungan yang dilandasi dengan nilai norma dan aturan-aturan diantara komponen-komponen tersebut. Individu tidak akan jelas identitasnya tanpa adanya suatu keluarga dan masyarakat yang menjadi lataberlakang keberadaannya.
INDIVIDU
Kata “Individu” berasal dari kata latin,
yaitu individuum, berarti “yang tak
terbagi”. Jadi merupakan suatu sebutan
yang dapat dipakai untuk menyatakan suatu kesatuan yang paling kecil dan
terbatas.
Individu bukan berarti manusia sebagai suatu keseluruhan yang tak dapat dibagi, melainkan sebagai sebuah kesatuan yang terbatas, yaitu sebagai manusia perorangan. Dapat kita uraikan, bahwa individu adalah seorang manusia yang tidak hanya memiliki peranan khas dilingkungan sosialnya, melainkan juga mempunyai kepribadian serta pola tingkah laku spesifik dirinya. Makna manusia menjadi individu apabila pola tingkah lakunya hampir identik dengan tingkah laku massa yang bersangkutan.
Individu bukan berarti manusia sebagai suatu keseluruhan yang tak dapat dibagi, melainkan sebagai sebuah kesatuan yang terbatas, yaitu sebagai manusia perorangan. Dapat kita uraikan, bahwa individu adalah seorang manusia yang tidak hanya memiliki peranan khas dilingkungan sosialnya, melainkan juga mempunyai kepribadian serta pola tingkah laku spesifik dirinya. Makna manusia menjadi individu apabila pola tingkah lakunya hampir identik dengan tingkah laku massa yang bersangkutan.
KELUARGA
Keluarga diartikan sebagai suatu satuan social terkecil yang
dimiliki manusia sebagai makhluk sosial, yang ditandai dengan adanya kerja sama
ekonomi. Fungsi keluarga adalah berkembang biak, mensosialisasi, mendidik anak,
menolong, melindungi, atau merawat orang-orang tua. Bentuk keluarga terdiri
dari seorang suami, seorang istri,dan anak anak yang biasanya tinggal dalam
satu rumah yang sama (keluarga inti). Secara resmi terbentuk dari hasil
pernikahan.
Kita semua tahu bahwa manusia selain
merupakan makhluk individu, juga merupakan makhluk sosial. Sehingga mereka tidak dapat hidup
sendiri, melainkan harus saling mengadakan hubungan sosial antara satu individu
dengan dengan yang lainya karena saling membutuhkan. Beberapa individu yang
berkumpul menjadi satu akan membentuk sebuah keluarga, yang merupakan unit/satuan masyarakat terkecil yang
sekaligus merupakan suatu kelompok kecil dalam masyarakat.
Ø Beberapa
pengertian dari keluarga :
1.
Duvall dan Logan (1986)
Keluarga
adalah sekumpulan orang dengan ikatan perkawinan, kelahiran, dan adopsi yang
bertujuan untuk menciptakan, mempertahankan budaya, dan meningkatkan
perkembangan fisik, mental, emosional, serta sosial dari setiap anggota
keluarga.
2.
Departemen Kesehatan RI (1988)
Keluarga
merupakan unit terkecil yang terdiri kepala keluarga dan beberapa orang yang
berkumpul dan tinggal disuatu tempat dibawah satu atap dalam keadaan saling
ketergantungan.
Ø Ciri-ciri
Struktur Keluarga :
1.Terorganisasi : Saling berhubungan,
saling ketergantungan antara anggota keluarga
2.Ada keterbatasan : Setiap anggota
memiliki kebebasan, tetapi mereka juga mempunyai keterbatasan dalam menjalankan
fungsi dan tugasnya masing-masing.
3.Ada perbedaan dan kekhususan :
Setiap anggota keluarga mempunyai peranan dan fungsinya masing-masing.
MASYARAKAT
MASYARAKAT
a. Arti Definisi/Pengertian Masyarakat Menurut Beberapa Ahli
1. Menurut Selo Sumardjan masyarakat adalah orang orang yang hidup bersama dan
menghasilkan kebudayaan.
2 Menurut Karl Max masyarakat adalah suatu struktur yang menderita suatu
ketegangan organisasi atau perkembangan akibat adanya pertentangan antara
kelompok-kelompok yang terbagi secara ekonomi.
3. Menurut Emile Durkheim masyarakat merupakan suatu kenyataan objektif
pribadi-pribadi yang merupakan
anggotanya.
4. Menurut Paul B. Horton dan C. Hunt masyarakat merupakan kumpulan masuia
yang relatif madniri, hidup bersama-sama dalam waktu yang cukup lama, tinggal
disuatu wilayah tertentu, mempunyai kebudayaan sama serta melakukan sebagian
besar kegiatan di dalam kelompok / kumpulan manusia tersebut.
b.Faktor-Faktor / Unsur-Unsur Masyarakat
Menurut Soerjono Soekanto dalam masyarakat setidaknya mengandung unsur berikut ini :
1. Beranggotakan minimal 2 orang.
2. Anggotanya sadar sebagai satu kesatuan.
3. Berhubungan dalam waktu yang cukup lama yang menghasilkan manusia baru yang saling berkomunikasi dan membuat aturan-aturan hubungan antar anggota masyarakat.
4. Menjadi system hidup bersama yang menimbulkan kebudayaan serta keterkaitan satu sama lain sebagai anggot masyarakat.
b.Faktor-Faktor / Unsur-Unsur Masyarakat
Menurut Soerjono Soekanto dalam masyarakat setidaknya mengandung unsur berikut ini :
1. Beranggotakan minimal 2 orang.
2. Anggotanya sadar sebagai satu kesatuan.
3. Berhubungan dalam waktu yang cukup lama yang menghasilkan manusia baru yang saling berkomunikasi dan membuat aturan-aturan hubungan antar anggota masyarakat.
4. Menjadi system hidup bersama yang menimbulkan kebudayaan serta keterkaitan satu sama lain sebagai anggot masyarakat.
c. Ciri / Kriteria Masyarakat Yang Baik
Menurut
Marion Levy diperlukan 4 kriteria yang harus dipenuhi agar sekumpulan
manusia bisa dikatakan sebagai masyarakat.
1. Ada system tindakan utama.
2. Saling setia pada system tindakan utama.
3. Mampu bertahan lebih dari masa hidup seorang anggota.
3. Mampu bertahan lebih dari masa hidup seorang anggota.
4. Sebagian atau seluruh anggota baru didapat dari kelahiran / reproduksi
manusia.
d.
Tugas Manusia Sebagai Anggota Masyarakat
1. Saling tolong menolong dan bantu
mebantu dalam kebajikan
2. Ikut meringankan beban kesengsaraan
orang lain
3. Menjaga memelihara keamanan,
ketentraman, dan ketertiban lingkungan dan masyarakat.
4. Menghindari perkataan dan tindakan
yang menyakitkan orang lain sehingga tercipta ketergantungan yang saling
menguntungkan.
KESIMPULAN
KESIMPULAN
Setiap Individu,keluarga, dan masyarakat memiliki hubungan yang saling berkaitan satu dengan yang lainnya. Hubungan yang dilandasi dengan nilai norma dan aturan-aturan diantara komponen-komponen tersebut. Individu tidak akan jelas identitasnya tanpa adanya suatu keluarga dan masyarakat yang menjadi lataberlakang keberadaannya.
Komentar
Posting Komentar